Gunung Kidul, Keelokan Alam di Selatan Jawa

Gunung Kidul menyimpan kekayaan wisata pegunungan, goa, hutan, pantai, hingga tradisi budaya masyarakat warisan leluhur.

Gunung Kidul adalah salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Wonosari. Kabupaten di pesisir selatan Jawa ini yang memiliki luas kurang-lebih separuh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini menyimpan kekayaan wisata pegunungan, goa, hutan, pantai, hingga tradisi budaya masyarakat warisan leluhur.

Di daerah Gunungkidul ini terdapat kurang lebih 30 pantai yang sudah dibuka untuk traveler, seperti pantai Baron yang merupakan pelopor dimulainya era wisata pantai di Gunung Kidul, ada juga Pantai Krakal yang memiliki beberapa spot surfing tersembunyi dan menantang. Dan pantai pantai-pantai eksotis lainnya seperti Pantai Drini, Pantai Kukup, Pantai Nglambor, Pantai Timang, dan sebagainya.

Pantai Baron, Gunung Kidul

Selain wisata pantai, Gunung Kidul juga kaya akan wisata goa-goa eksotis, diantaranya goa Pindul yang menjadi salah satu tempat wisata andalan Gunung Kidul. Goa Pindul ini memiliki sungai bawah tanah, traveler bisa menikmati keindahan staglatit dengan menyusuri area goa tersebut menggunakan kapal karet atau tubing.

Goa Pindul, Gunung Kidul

Tak kalah mempesonanya adalah goa Jomblang yang terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Goa vertikal yang disebut sebagai Cahaya dari Surga, karena sinar matahari yang menerobos masuk kedalam goa ini membentuk satu tiang cahaya yang indah menyinari kedalaman goa yang gelap gulita. Ada juga Goa Rancang Kencana yang merupakan saksi bisu peradaban manusia prasejarah di Gunung Kidul, karena berdasarkan penelitian arkeologi dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta – goa yang terletak di kawasan air terjun Sri Getuk ini sudah dihuni sejak 3000 tahun lalu.

Kekayaan wisata Gunung Kidul bertambah lengkap dengan wisata tradisi budaya dan kesenian warisan leluhur, Misalnya kerajinan batik, ukir kayu dan bambu, hingga batuan, selain itu juga kesenian Cing-cing Goling serta tradisi bersih desa Rasulan. (IB)