Lambang Kuning, Jejak Kahuripan di Kabupaten Madiun

Gapura Punden Lambang (FOTO: Andri | IndonesiaBagus.co.id)Kuning

Kabupaten Madiun, Jawa Timur – Suasana teduh segera menyapa saat memasuki area Situs Punden Lambang Kuning yang terletak di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Keberadaan situs ini telah diakui sebagai peninggalan purbakala oleh Pemerintah Kabupaten Madiun.

Dinamakan Punden Lambang Kuning karena di tempat ini terdapat sebuah makam kuno, yaitu makam Nyi Lambang Kuning – Beliau adalah seorang perempuan yang semasa hidupnya sangat dihormati oleh masyarakat desa Nglambangan.

Makam Nyi Lambang Kuning (FOTO: Andri | IndonesiaBagus.co.id)

Konon Nyi Lambang Kuning merupakan keturunan atau keluarga Kerajaan Kahuripan. Beliau melarikan diri saat terjadinya peristiwa “Calon Arang” pada masa Prabu Airlangga (1009-1042 Masehi), dan kemudian membuka kawasan hutan yang sekarang menjadi Desa Nglambangan.

Baca juga : Mengenang Jejak Mpu Bharadah di Kabupaten Kediri

Di dalam area Situs Punden Lambang Kuning terdapat beberapa peninggalan bersejarah yang dipercaya berasal dari jaman kerajaan Majapahit, seperti Pura Lambangsari, Lumbung Selayur, dan sebagainya.

Beberapa peninggalan purbakala di situs Punden Lambang Kuning (FOTO: Andri | IndonesiaBagus.co.id)

Di Punden Lambang Kuning ini, masyarakat desa Nglambangan secara rutin mengadakan acara Bersih Desa. Acara tahunan ini dilaksanakan pada Jumat Legi di bulan suro atau Muharam. Biasanya masyarakat desa Nglambangan menggelar pertunjukan Wayang Kulit pada malam hari, serta pertunjukan Reyog dan Langen Beksan pada siang harinya. Pada acara Bersih Desa tersebut, warga desa membawa nasi tumpeng sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keselamatan, kelimpahan panen, dan terhindar dari bencana serta penyakit.

Meski tak memiliki cukup banyak catatan sejarah, namun keberadaan Situs Punden Lambang Kuning ini sebagai peninggalan yang bernilai sejarah tetap perlu dilestarikan dan diperhatikan, baik dari pemerintah daerah setempat dan juga masyarakat. (IB)