Menelusuri Keheningan Sang Pahlawan Sunyi

“Ingatlah! Bahwa dari dalam kubur, suara saya akan lebih keras daripada dari atas bumi” ― Tan Malaka

Kabupaten Kediri, Jawa Timur – Berada di sebuah desa di lereng Gunung Wilis, tepatnya desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Disanalah terbaring dalam keheningan salah seorang tokoh pergerakan dan pahlawan besar kemerdekaan Indonesia, yaitu Ibrahim Datuk Tan Malaka atau lebih dikenal dengan Tan Malaka.

Papan petunjuk makam Tan Malaka (FOTO: Andri / IndonesiaBagus.co.id)

Hampir di penghabisan jalan beraspal, mobil yang dikendarai oleh Team IndonesiaBagus.co.id berhenti ketika melihat papan sederhana bertuliskan “Malaka Jadi Bukti” yang terpaku pada sebatang pohon, serta sebuah papan petunjuk yang dibuat seadanya bertuliskan “Bapak Penggagas Bangsa Ibrahim Datuk Tan Malaka”.

Kami-pun bergegas turun dari mobil dan mendapati sebuah pemakaman umum yang ditandai oleh rerimbunan pohon sekitar 300 Meter di penghujung sebuah jalan menurun di tengah persawahan. Hamparan sawah terasering yang sangat indah dan udara sejuk memanjakan kami di sepanjang jalan menuju makam Tan Malaka.

Makam Tan Malaka (FOTO: Andri / IndonesiaBagus.co.id)

Jauh dari kemewahan, jauh dari kemegahan. Hanya keheningan dan kesederhanaan yang ditemui disini. Disinilah Tan Malaka, sosok sunyi dibalik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dimakamkan. Aaahh, walaupun jauh dari kemegahan layaknya seorang pahlawan, mungkin Tan Malaka lebih pulas terlelap dalam kedamaian disini, Selopanggung. (IB)